The Manual

Pertama kali dengar lagu ini gara-gara penampilan Minhyuk di No Mercy dan sampai sekarang masih suka versi aslinya walaupun sudah hampir 3 tahun sejak dirilis. Kenapa coba? 😆

Lagu ini beda banget sama 2 Years Apart, yang isinya semacam pesan dari cowok yang mau pergi wamil ke ceweknya. Dan itu jadi alasan terbesar saya suka sama lagu ini. Soalnya isinya tentang manual gimana caranya jadi ‘a good lover to a girl’. Haha… I do have imagined how great it would be if someone actually take the manual seriously.

Dear [idk, maybe future bf? lmao]
You need to listen to this song!

*coughs*

screenshot-from-2017-03-05-120851
yas!

Mungkin juga karena suara Eddy dan gitarnya yang not easy to resist. Jadi mau nyari teman (kalau bisa sih yang bisa main gitar) duet buat ngecover lagu ini.

Masih ada beberapa alasan lain yang tidak bisa dijelaskan tapi mungkin bisa diketahui kalau lihat dan dengar sendiri dari MV-nya yang dibuat di Amsterdam. HEHEHEHE

Hide and Seek (Story of Dorothy): 1st Floor Walktrough

Seperti yang sudah saya janjikan di post sebelumnya, kali ini saya akan membagikan walkthrough dari Hide and Seek (Story of Dorothy) di lantai satu.

Jadi, karena saya nggak bisa membuat map-nya jadi saya memakai dari blog orang. Sebetulnya sih di blog tersebut sudah lengkap sampai ending-nya segala dan berbahasa Inggris, jadi baca di sana langsung juga bisa. Tapi karena saya rajin kebangetan, akhirnya saya post lagi dalam bahasa Indonesia. Dan mungkin terjemahannya nggak sama seperti versi aslinya (terutama buat lantai satu) soalnya saya senang aja ngasih tambahan detail-detail kecil yang mungkin rada nggak penting.

Anyway here we go.

https://fortuitousrecords.files.wordpress.com/2017/03/ba176-1f.png?w=1161&h=642

  • Jadi awalnya bangun dan keluar dari lemari yang ada di bedroom. Periksa cermin yang ada di sebelah lemari. Habis itu, langsung aja ke kiri pergi ke hallway.
  • Di hallway, ada dua lukisan di dekat pintu yang menuju lantai dua (masih terkunci). Periksa lukisan yang bergambar gadis yang sedang berdoa nanti tiba-tiba ada muncul bercak darah gitu entah dari mana dan ada tulisan “Let’s play Hide-and-Seek, Dorothy..You are ‘it’.”
  • Dari hallway pergi ke longue terus periksa kursi yang ada bonekanya nanti bakalan ada korek api dibawahnya, ambil.
  • Habis itu pergi ke dining room, nyalakan semua lilin menggunakan korek api.
  • Setelah semua menyala, pergi ke kitchen dan ambil sup yang ada di kompor.
  • Terus balik lagi ke dining room. Di sana ada satu piring yang kosong dan sendok yang gerak-gerak sendiri di atas meja. Taruh supnya di piring tersebut.
  • Periksa lagi piring yang baru diisi, nanti bakal ada yang bilang terima kasih dan ngasih kunci storage room.
  • Pergi ke storage room, periksa satu-satu barel yang ada di sana sampai menemukan cutting machine. (a/n: Setelah menemukan cutting machine bakalan ada orang teriak. Saya sih kaget.)
  • Gunakan cutting machine untuk memotong rantai pada pintu library.
  • Di library, baca buku yang terbuka di lantai. Lalu baca juga yang ada di atas meja.
  • Ambil kunci di bawah meja untuk membuka pintu yang menuju lantai dua.
  • Pergi balik ke bedroom. Nanti di hallway bakalan ada chase event, dikejar sama tengkorak besar dan harus berhasil cepat-cepat menuju bedroom. (a/n: Jangan lupa save pas udah sampai di bedroom, kebetulan di lantai satu jam cuma ada di bedroom aja.)
  • Setelah chase event selesai, balik lagi ke hallway. Gunakan kunci pada pintu di antara dua lukisan dan pergi ke lantai dua.
  • Lantai satu selesai.

Di lantai satu belum ada puzzle yang harus dipecahkan sama sekali. Jadi masih gampang banget. Tapi ada 2 hal yang nggak boleh dilakukan kalau nggak mau cepat mati. Yang pertama jangan pergi ke pintu yang ada di sebelah jam. Yang kedua jangan sampai tertangkap sama tengkorak besar pas chase event. Udah cuma itu aja.

A Dangerous Hide and Seek?

Sudah setengah bulan lebih sejak terakhir buat post dan saya rasa saya harus menulis sesuatu untuk menghilangkan rasa malas. Btw, if you think this post is about hitori kakurenbo (one-man hide and seek), then you’re wrong 🙂

Teddybear
this doll isn’t involved in this post 🙂

Jadi, sudah lama saya nggak main rpg lagi. Apalagi rpg yang temanya horor atau misteri. mentok-mentok ya cuma ngeliatin teman aja sambil ketawa-ketawa. Tapi semua berubah sejak saya tidak ada kerjaan dan iseng lihat rekomendasi di play store. Terus ada Can You Escape, dan entah gimana ceritanya setelah itu untuk pertama kalinya saya bertemu dengan Hide and Seek (story of Dorothy).

…karena saya nggak tau kalau genrenya horor (sumpah, ini dodol banget), saya download saja berhubung karakternya kelihatan imut-imut 😐

see?

Kalau di deskripsinya sih, ceritanya ada anak perempuan namanya Dorothy yang jadi pemeran utama di game ini. Terus dia lagi main petak umpet gitu dan sembunyi di lemari kamar (iya, klise banget) dan ketiduran. Pas bangun dia nggak tau sama sekali kenapa dia bisa ada di tempat itu. Dan sebagai player, tugasnya ya ngarahin si Dorothy biar bisa mengungkap misteri yang ada di rumah itu.

Saya baru main sampai 2nd Floor sih. Di 1st Floor awalnya malah bener-bener trial-and-error. Tapi mulai di 2nd Floor setelah stress pakai metode trial-and-error, akhirnya cari walkthrough 😐 Cupu emang kalau udah urusan main game gini.

Walaupun rilisnya udah lama, mungkin kalau ada waktu (dan rajin) saya bakal ngepost walkthrough-nya yang versi terjemahan. Ya, kan siapa tau aja entah kapan saya mau main lagi tinggal lihat yang sudah berbahasa Indonesia :mrgreen:

Image source: wikia